Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

OJK Dorong Penguatan Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional

ojk

Dalam konteks tersebut, OJK mendorong transformasi paradigma dari pendekatan berbasis kepatuhan (compliance-based security) menuju pendekatan berbasis ketahanan (resilience-based security). Pendekatan ini menempatkan keamanan siber sebagai bagian integral dari strategi bisnis, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta perlindungan konsumen.

Adi juga menekankan bahwa dalam ekonomi digital, kepercayaan menjadi aset utama yang menentukan keberlangsungan industri. Oleh karena itu, percepatan inovasi harus diimbangi dengan penguatan sistem keamanan yang memadai agar tidak menimbulkan kerentanan baru. Ia menyebutkan bahwa investasi pada keamanan siber merupakan faktor diferensiasi penting dalam membangun kredibilitas dan daya saing pelaku industri.

Selain aspek teknologi, OJK menyoroti pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai komponen kunci dalam sistem keamanan siber. Kompetensi teknis, disiplin operasional, kesiapan prosedur, serta budaya pelaporan insiden yang transparan dinilai sebagai fondasi dalam membangun sistem pertahanan yang efektif.

Baca Juga :  Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Apresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 di NTT
  • Bagikan