Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pedagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Penuh Warna

Editor: SN001
300px Gedung bursa efek 1 1

Kemudian pada Rabu (28/2), Obligasi Berkelanjutan I Pyridam Farma Tahap III Tahun 2024 (PYFA01CN3) dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai nominal Rp400.000.000.000,00 dan jangka waktu dua tahun. Hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia untuk Obligasi adalah idBBB+ (Triple B+). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2024 adalah 15 emisi dari 14 emiten senilai Rp15,28 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 549 emisi dengan nominal outstanding sebesar Rp467,34 triliun dan USD32,362 juta, diterbitkan oleh 128 emiten.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nominal Rp5.810,39 triliun dan USD502,10 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp3,25 triliun sedangkan data perdagangan saham BEI periode tanggal 26 Februari sampai dengan 1 Maret 2024 mayoritas ditutup pada zona positif.

Baca Juga :  Psikologi dalam Investasi sangat penting
  • Bagikan