Perhimpunan UKM Indonesia Desak Jokowi Buka Akses UMKM Seluas-luasnya Hadapi Resesi Ekonomi

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20240608 WA0019

Jakarta, SN – Perhimpunan UKM Indonesia mendesak pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk segera membuka akses yang lebih luas bagi UMKM sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman resesi ekonomi global.

Dengan ketidakpastian ekonomi dunia yang disebabkan oleh krisis moneter, konflik global seperti perang Ukraina-Rusia, dan ketegangan di Timur Tengah, sektor UMKM dipandang sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Syafrudin Budiman SIP, Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia (PUKM-Indonesia), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi resesi ekonomi yang dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia.

“Kami berharap pemerintah di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koperasi dan UKM segera membuka akses seluas-luasnya di bidang perbankan, digital, dan permodalan. Agar UMKM dapat menjadi penyokong utama jika benar-benar terjadi gelombang besar resesi ekonomi,” kata Syafrudin pada Selasa (9/7/2024) di Jakarta.

Menurut data Bloomberg, pada 8 Juli 2024, nilai tukar rupiah terhadap USD ditutup di level Rp16.257 per USD, mengalami kenaikan 20 poin dari posisi sebelumnya.

  • Bagikan
Exit mobile version