Investor bisa mengambil posisi long (mengunci harga beli kontrak dengan harapan harga saham akan naik) atau short (mengunci harga jual kontrak dengan harapan harga saham akan turun), sehingga produk ini dapat dimanfaatkan oleh investor untuk mendapat kentungan baik pasar sedang bullish maupun bearish.
Tiap harinya, perhitungan keuntungan atau kerugian dihitung berdasarkan selisih harga saham dengan kontrak yang dimiliki investor. Investor short akan mendapat keuntungan ketika harga saham turun, dan kebalikannya investor long akan mendapat keuntungan ketika harga saham naik. Selain itu, investor juga tetap dapat mendapat keuntungan dengan menjual SSF yang dimilikinya ke pasar.
SSF juga memiliki periode jatuh tempo, yaitu 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Pada tanggal terakhir bulan jatuh tempo, produk tersebut akan ditutup dan perhitungan keuntungan atau kerugian investor atas kontrak tersebut diselesaikan atau dihentikan. Apabila investor ingin melanjutkan bertransaksi SSF saham tersebut, investor dapat mengambil posisi di kontrak bulan-bulan berikutnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
