SN – Pasar modal Indonesia terus berkembang dengan menghadirkan berbagai instrumen investasi baru yang menarik. Salah satu produk inovatif yang diluncurkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah Single Stock Futures (SSF), sebuah kontrak berjangka yang memungkinkan investor untuk memperdagangkan saham tertentu di masa depan dengan harga yang telah disepakati.
SSF ini menjadi opsi bagi investor yang ingin melakukan lindung nilai atau trading dengan lebih fleksibel dan terjangkau. Kehadiran produk ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar dan memberikan peluang bagi investor untuk lebih mengoptimalkan strategi investasinya. Namun, seperti produk derivatif lainnya, SSF juga memiliki risiko yang perlu dipahami dengan baik sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
SSF atau bisa dikenal dengan Kontrak Berjangka Saham (KBS) secara definisi termasuk dalam produk derivatif, yang merupakan produk yang nilai atau peluang keuntungannya terkait dengan kinerja aset yang mendasarinya (underlying).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
