Bank Indonesia menyampaikan, melalui interkoneksi sistem pembayaran QR, masyarakat dapat melakukan transaksi menggunakan mata uang lokal masing-masing negara. Skema ini diharapkan mampu menekan biaya konversi valuta asing dan biaya transaksi, sehingga meningkatkan efisiensi sistem pembayaran lintas negara.
“Layanan pembayaran QR antarnegara diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi sektor riil, termasuk perdagangan, pariwisata, dan konsumsi,” demikian keterangan resmi Bank Indonesia.
Implementasi pembayaran QR lintas negara dinilai akan memberikan manfaat langsung bagi wisatawan Indonesia di Korea Selatan dan wisatawan Korea Selatan di Indonesia, yang dapat bertransaksi secara lebih praktis, cepat, dan aman tanpa harus menukarkan uang tunai.
Selain mendukung sektor pariwisata, layanan ini juga diproyeksikan mendorong peningkatan perdagangan dan konsumsi, seiring dengan semakin terintegrasinya ekosistem pembayaran digital kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, BI dan BoK juga sepakat untuk melanjutkan pembahasan kerja sama lanjutan guna meningkatkan pemanfaatan layanan pembayaran QR lintas negara. Pembahasan meliputi perluasan fitur pembayaran berbasis QR serta integrasi dengan ekosistem pembayaran digital yang lebih luas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
