Ke depan, arah likuiditas perekonomian akan sangat dipengaruhi oleh dinamika penyaluran kredit, respons kebijakan fiskal, serta perkembangan kondisi eksternal. Bank Indonesia diperkirakan akan terus memantau perkembangan uang beredar dan intermediasi perbankan secara cermat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan M2 yang telah menembus Rp10.133 triliun, tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pertumbuhan likuiditas tersebut. Likuiditas yang longgar perlu diarahkan untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif dan inklusif, sehingga dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkesinambungan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









