Godok Regulasi Media Sosial, Nezar Patria: Pemerintah Terima Masukan dari Berbagai Pihak
SN, Jakarta – Cegah Dampak Negatif, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama pemangku kepentingan tengah menyusun regulasi media sosial agar lebih ramah dan aman bagi anak-anak Indonesia. Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang dialog dengan berbagai pihak untuk mendapatkan masukan terkait aturan yang akan dirancang.
Fokus pada Masalah dan Solusi
“Semua stakeholders dan pihak yang terlibat kita dengar terlebih dahulu untuk mengidentifikasi masalah yang sebenarnya. Kita tidak akan langsung latah membatasi tanpa alasan jelas,” ujar Nezar dalam tayangan Podcast Deep Talk Indonesia dari Studio Deep Talk Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2025).
Menurutnya, regulasi ini dirancang berdasarkan banyaknya aduan masyarakat terkait meningkatnya kasus kecanduan gawai dan akses anak-anak terhadap konten yang tidak sesuai usia.
“Ini bukan ide sepihak dari Komdigi, tetapi berdasarkan keluhan orang tua yang resah dengan anak-anak yang kecanduan gadget, media sosial, atau game. Masalah ini juga banyak diberitakan di media,” jelas Nezar.
Risiko dan Dampak Positif Media Sosial
Nezar Patria menyebut bahwa akses anak-anak ke konten yang tidak sesuai usia dapat berpotensi mengganggu kesehatan mental. Namun, ia juga menegaskan bahwa media sosial memiliki dampak positif yang tidak bisa diabaikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
