“Awalnya jalan disiram supaya debu tidak terlalu parah, tapi hanya sebentar saja. Setelah itu tidak ada lagi. Sekarang debunya sangat mengganggu,” ungkap salah satu warga setempat.
Selain persoalan debu, warga juga mengeluhkan aktivitas truk dan kendaraan berat proyek yang kerap melintas pada malam hari. Suara bising dari kendaraan tersebut dianggap mengganggu waktu istirahat warga. Lebih jauh, warga juga mengkhawatirkan keselamatan, mengingat kondisi jalan yang memiliki tanjakan dan berada dekat dengan permukiman penduduk.
Warga menilai, jika tidak segera ada pengaturan yang tegas, risiko kecelakaan lalu lintas dapat terjadi sewaktu-waktu. Kekhawatiran tersebut semakin meningkat karena sebagian ruas jalan dinilai sempit dan belum memiliki infrastruktur pendukung yang memadai untuk dilalui kendaraan berat secara intensif.
“Kalau malam hari truk besar lewat terus, suaranya bising sekali. Kami juga takut kalau sampai tidak terkendali di tanjakan dan membahayakan rumah warga,” ujar warga lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
