Wakil Bupati Aurum sebelumnya menegaskan bahwa pemerintahan Yos-Aurum berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
“Kami tidak pernah memberi mandat kepada siapa pun untuk menjanjikan jabatan. Jika ada oknum yang bermain, kami akan tindak tegas,” tegas Aurum.
Desakan Investigasi
Informasi ini menimbulkan kegaduhan di lingkungan Pemkab Kupang. Masyarakat mendesak Bupati Yos-Aurum segera melakukan investigasi terhadap oknum pejabat yang diduga melakukan praktik jual beli jabatan.
“Kalau benar ada angpao janji jabatan, maka ini sudah merusak tatanan birokrasi. Harus ada tindakan tegas,” ujar salah satu aktivis anti korupsi di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









