SN, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (Sikka Desak Audit Investigasi Pengelolaan Dana Kapitasi, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan BOK di Puskesmas Teluk.
Kabupaten Sikka kembali diguncang oleh isu pengelolaan dana kesehatan di Puskesmas Teluk, yang terletak di Ngolo, Pulau Pamana. Yoseph Karmianto Eri, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sikka, meminta Inspektorat Kabupaten Sikka segera melakukan audit investigasi terhadap pengelolaan dana kapitasi, JKN, dan BOK di Puskesmas Teluk.
Permintaan ini disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 9 Januari 2025.
Latar Belakang Permintaan Audit
Manto Eri, politisi asal Pulau Palu’E, menyoroti ketidaksesuaian dalam pembagian dana BOK, Kapitasi, dan JKN kepada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Teluk.
Ia menyebutkan bahwa pengelolaan dana tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Tahun 2022 tentang penggunaan dana kapitasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama milik pemerintah daerah.
Menurutnya, pembagian dana dilakukan secara tidak adil dan tanpa mengikuti aturan yang berlaku. “Ada pembagian dana BOK ke perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya yang tidak sesuai aturan dan sesuka kepala Puskesmas,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
