FAKTAHUKUMNTT.COM, JAKARTA – Dalam serangan yang dipimpin oleh Israel, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi, pemimpin senior Pasukan Quds IRGC, tewas bersama tujuh anggota IRGC lainnya di Konsulat Iran.
Serangan tersebut menambah ketegangan antara Iran dan Israel. Pasukan Quds IRGC telah ditetapkan oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai organisasi teroris asing, yang melakukan aktivitas rahasia di luar Iran, termasuk operasi asimetris dan teroris.
Zahedi adalah pemimpin senior Pasukan Quds IRGC, yang juga telah ditetapkan oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai organisasi teroris asing.
Pasukan Quds IRGC adalah salah satu organisasi utama rezim Iran yang bertanggung jawab melakukan aktivitas rahasia yang mematikan di luar Iran, termasuk operasi asimetris dan teroris,” menurut National Counterterrorism Center (NCTC) AS.
“Iran memandang terorisme sebagai alat yang dapat digunakan untuk mendukung upayanya menghalangi dan melawan musuh-musuhnya, menegaskan kepemimpinan atas Muslim Syiah di seluruh dunia, dan memproyeksikan kekuatan di Timur Tengah,” lanjut NCTC.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
