Surat Terbuka Warga Flores-Lembata Soroti Dampak Geothermal dan Peran Kampus dalam Penyelesaian Konflik

surat-terbuka-warga-flores-lembata-soroti-dampak-geothermal-dan-peran-kampus-dalam-penyelesaian-konflik
Surat Terbuka Warga Flores-Lembata Soroti Dampak Geothermal dan Peran Kampus dalam Penyelesaian Konflik

Menurut mereka, narasi pembangunan energi bersih yang sering disampaikan pemerintah dan pengembang belum sejalan dengan pengalaman masyarakat di lapangan.

Warga menilai berbagai persoalan yang muncul selama pengembangan proyek belum terselesaikan secara tuntas. Karena itu, mereka mempertanyakan upaya sejumlah pihak yang mendorong pembentukan forum komunikasi antara masyarakat, pemerintah, PLN, dan pengembang.

Forum tersebut digagas oleh Universitas Katolik Parahyangan Bandung, IFTK Ledalero, dan Universitas Katolik St. Paulus Ruteng sebagai ruang dialog untuk membangun komunikasi antara seluruh pemangku kepentingan.

Namun, warga menilai konsep dialog tersebut tidak berada dalam posisi yang seimbang.

Mereka berpendapat bahwa masyarakat yang selama ini berhadapan dengan proyek berada pada posisi yang berbeda dengan pemerintah maupun pengembang yang memiliki kewenangan dan sumber daya lebih besar.

“Bagaimana mungkin sebuah dialog disebut setara ketika satu pihak datang membawa izin, modal, dan dukungan kekuasaan, sementara masyarakat hanya berbekal tanah yang mereka pertahankan?” demikian isi surat tersebut.

  • Bagikan
Exit mobile version