Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tak Bisa Berkebun Demi Proyek, Kini Upah Pekerja Bak Air di Malaka Justru Tertahan

Kontributor : Arianto Editor: Redaksi
tak-bisa-berkebun-demi-proyek-kini-upah-pekerja-bak-air-di-malaka-justru-tertahan

Tak Bisa Berkebun Demi Proyek, Kini Upah Pekerja Bak Air di Malaka Justru Tertahan

MALAKA, SNC – Delapan pekerja proyek pembangunan bak penampung air di Desa Kereana, Kecamatan Botin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, mengaku hingga kini belum menerima upah kerja mereka meskipun proyek tersebut telah selesai dikerjakan.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Para pekerja yang sehari-hari menggantungkan hidup dari berkebun itu mengaku sempat meninggalkan pekerjaan di kebun demi menyelesaikan proyek pembangunan bak penampung air berukuran 5×5 meter tersebut. Harapannya, upah dari pekerjaan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun harapan itu hingga kini belum terwujud.

Kepala tukang proyek, Marito Marques, mengatakan dirinya bersama tujuh pekerja lainnya telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan bak penampung air sesuai kesepakatan yang tercantum dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB). Dalam dokumen tersebut, nilai upah kerja untuk para pekerja disebut mencapai Rp37 juta.

“Kami sudah kerja sampai selesai bangun bak penampung air ukuran 5×5 meter. Tapi sampai sekarang upah kerja kami belum dibayar,” kata Marito saat ditemui, baru-baru ini.

Baca Juga :  Sekjen Setya Kita Pancasila: Kajari Ambon Robek Kebebasan Pers, Minta Copot dari Jabatan
  • Bagikan