SN – Sekelompok orang bersenjata menembaki sebuah bus yang membawa warga Israel di Tepi Barat, pada hari Senin (06/01/2025), dan sedikitnya tiga orang tewas serta melukai tujuh lainnya.
Serangan itu terjadi di desa Al-Funduq, di salah satu jalan utama timur-barat, layanan penyelamatan Magen David Adom Israel mengatakan dua wanita berusia 60-an dan seorang pria berusia 40-an tewas, dan militer mengatakan sedang mencari para penyerang.
Warga Palestina telah melakukan sejumlah serangan penembakan, penusukan, dan penabrakan mobil terhadap warga Israel dalam beberapa tahun terakhir, dengan kekerasan meningkat di wilayah tersebut sejak Hamas memimpin serangan di Israel selatan pada 7 Oktober 2023.
Israel telah melancarkan serangan militer hampir setiap malam di seluruh wilayah yang sering memicu baku tembak dengan militan. Terjadi juga peningkatan tajam dalam serangan terhadap warga Palestina oleh pemukim Israel, yang menyebabkan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan sedikitnya 838 warga Palestina telah tewas akibat tembakan Israel di Tepi Barat sejak dimulainya perang di Gaza. Sebagian besar tampaknya adalah militan yang tewas dalam pertempuran dengan pasukan Israel, tetapi korban tewas juga termasuk peserta protes keras dan warga sipil yang menyaksikannya.
Netanyahu berjanji menangkap para penyerang
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk “menemukan pembunuh keji” di balik serangan hari Senin kemarin dan “membereskan masalah dengan mereka serta semua orang yang membantu mereka. Tidak seorang pun akan luput.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








