Meskipun demikian, Presiden Zelenskyy menyatakan bahwa ia tetap skeptis terhadap Rusia. Ia mengatakan bahwa meskipun Trump memiliki nomornya dan bisa menghubunginya kapan saja, kepercayaan terhadap Putin sangat rendah, dan ia ingin memastikan bahwa kesepakatan tersebut tidak hanya bergantung pada kehendak Rusia.
Sebelum panggilan tersebut, Trump mengungkapkan bahwa pembicaraan serius sedang dilakukan antara pejabat AS dan Rusia mengenai wilayah yang akan dipertahankan dan direbut. Ia mengibaratkan pembicaraan itu seperti menciptakan batasan bagi sebuah negara.
Pada hari Senin, Trump juga mengatakan bahwa negosiasi ini sangat kompleks, dan ia berharap dapat bertemu langsung dengan Putin di waktu mendatang.
Sebelumnya, pada minggu lalu, delegasi AS dan Ukraina bertemu di Arab Saudi dan mengusulkan gencatan senjata selama 30 hari. Putin menerima gagasan tersebut secara prinsipil, tetapi tidak berkomitmen pada kesepakatan tersebut, menyatakan bahwa pembicaraan lebih lanjut masih diperlukan. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








