Negosiasi mengenai pelaksanaan tahap kedua akan dimulai pada hari ke-16 Tahap 1, dan diharapkan mencakup pembebasan semua sandera yang tersisa, gencatan senjata permanen, dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.
Tahap ketiga diperkirakan akan membahas pemulangan semua mayat yang tersisa dan dimulainya rekonstruksi Gaza, yang diawasi oleh Mesir, Qatar dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Hari yang emosional di Gaza
Warga Palestina yang gembira turun ke jalan pada Rabu malam untuk merayakan berita kesepakatan tersebut, sementara yang lain mendengarkan rincian kesepakatan melalui telepon dan radio. Amjad Shawa, koordinator Jaringan LSM Palestina, mengatakan ia gembira tetapi masih khawatir kesepakatan itu akan gagal seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
“Saat ini, orang-orang merayakan gencatan senjata dan saya sendiri merayakan berakhirnya perang ini dan dibukanya lembaran baru dalam kehidupan kami,” katanya
“Jika ini tidak terjadi, ini akan menjadi bencana yang sangat besar dalam bencana besar yang sedang kita alami.” ungkapnya.
Kesepakatan ini merupakan hasil negosiasi selama berbulan-bulan yang dilakukan oleh mediator Mesir dan Qatar, dengan dukungan Amerika Serikat, dan terjadi menjelang pelantikan presiden terpilih AS Donald Trump pada 20 Januari.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
