Beberapa hari lalu Iran menembakkan lebih dari 180 rudal ke Israel, Israel mengatakan pada hari Rabu delapan tentara tewas dalam pertempuran darat di Lebanon selatan saat pasukannya menyerbu tetangganya di utara.
Militer Israel mengatakan infanteri reguler dan unit lapis baja bergabung dalam operasi darat di Lebanon pada hari Rabu ketika serangan rudal Iran dan janji pembalasan Israel meningkatkan kekhawatiran bahwa Timur Tengah penghasil minyak dapat terperangkap dalam konflik yang lebih luas.
Dilain pihak Iran mengatakan pada hari Rabu kemarin, serangan militer terbesarnya terhadap negara itu, telah berakhir, kecuali ada provokasi lebih lanjut, sementara Israel dan Amerika Serikat berjanji untuk membalas.
Presiden AS Joe Biden mengatakan dia tidak akan mendukung serangan Israel terhadap situs nuklir Iran sebagai tanggapan atas serangan rudal balistiknya dan mendesak Israel untuk bertindak “proporsional” terhadap musuh bebuyutannya di kawasan itu.
Setelah serangan rudal
Salah satu rudal Iran yang diluncurkan ke Tel Aviv, Israel pada hari Selasa mendarat beberapa meter dari rumah Shmulik Succary, seorang pria yang berusia 83 tahun, memecahkan jendela dan membuat dia dan keluarganya ketakutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









