Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan

kapal induk
Kapal induk USS Carl Vinson dikawal ke pelabuhan angkatan laut di Busan, Korea Selatan, Minggu, 2 Maret 2025. (Son Hyung-ju)

Sejak pelantikannya pada 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump menyatakan niatnya untuk menghubungi pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, guna menghidupkan kembali diplomasi. Meskipun demikian, Korea Utara belum memberikan respons langsung terhadap ajakan Trump tersebut. Namun, ketegangan yang dipimpin oleh AS terhadap Korea Utara semakin meningkat sejak pelantikan Trump.

Baca Juga : Keir Starmer NATO Perlu Perkuat Dukungan ke Ukraina

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada hari Jumat, Korea Utara mengumumkan bahwa mereka telah melakukan uji coba rudal jelajah strategis pada awal minggu lalu sebagai bentuk peringatan kepada musuh-musuhnya tentang kemampuan serangan balik militernya dan kesiapan operasi nuklir mereka. Setelah menyaksikan peluncuran tersebut, yang merupakan uji coba rudal keempat yang dilakukan Korea Utara tahun ini, Kim menyatakan bahwa militer negara tersebut harus sepenuhnya siap untuk menggunakan senjata nuklirnya.

Para ahli berpendapat bahwa Kim kemungkinan besar tidak akan merespons tawaran Trump dalam waktu dekat, mengingat fokusnya saat ini pada dukungannya terhadap perang Rusia di Ukraina, dengan menyuplai senjata dan pasukan. Mereka juga menyatakan bahwa Kim mungkin akan mempertimbangkan untuk melanjutkan diplomasi dengan Trump ketika ia merasa tidak dapat lagi mempertahankan kerja sama yang berkembang pesat antara Korea Utara dan Rusia.

Baca Juga :  AS Hentikan Semua Bantuan Untuk Ukraina
  • Bagikan