Paus Fransiskus, yang menderita radang paru-paru ganda dan tahap awal gagal ginjal, sudah sadar dan bersemangat pada hari Senin. Ia tidak merasakan sakit dan tidak menerima nutrisi buatan, kata Vatikan.
Kondisi Paus telah menghidupkan kembali spekulasi tentang apa yang mungkin terjadi jika ia pingsan atau tidak berdaya, dan apakah ia akan mengundurkan diri. Namun, Vatikan belum memberikan pernyataan resmi tentang kemungkinan pengunduran diri Paus Fransiskus.
Rawat inap ini kini menjadi rawat inap terlama sebagai paus. Ia dirawat selama 10 hari di rumah sakit Gemelli pada tahun 2021 setelah 13 inci usus besarnya diangkat.
Dalam khotbahnya di Katedral St. Patrick di New York, Kardinal Timothy Dolan mengakui bahwa umat Katolik bersatu “di sisi tempat tidur seorang ayah yang sedang sekarat.”
“Karena Bapa Suci Paus Fransiskus sedang dalam kondisi kesehatan yang sangat, sangat rapuh, dan mungkin sudah mendekati ajal,” kata Dolan.
Namun, Dolan kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa ia berharap dan berdoa agar Paus akan “pulih kembali.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









