Wabah baru ini bertepatan dengan penghentian sementara bantuan asing oleh pemerintahan Trump, termasuk tanggapannya terhadap wabah internasional yang dapat menyebar. Hal ini telah menimbulkan ketidakpastian di kalangan lembaga nirlaba kesehatan, yang kini menghadapi utang yang belum dibayar dan pembekuan besar-besaran atas sebagian besar pendanaan mereka di AS.
“Yang sedang kita bicarakan adalah para pekerja tanggap bencana, kita sedang berbicara tentang para pekerja kesehatan dan orang-orang yang berbuat baik dan melindungi Amerika di seluruh dunia,” kata Dr. Atul Gawande , mantan direktur kesehatan global USAID.
Penghentian sementara ini mengakibatkan kurangnya staf dalam pelacakan kontak dan penyaringan pelancong internasional yang berangkat di Uganda, kata seorang pejabat AS, karena banyak pakar yang didanai AS di seluruh wilayah tersebut telah diberhentikan atau diperintahkan untuk berhenti bekerja.
USAID berencana untuk memberhentikan hampir seluruh stafnya pada Jumat hari ini dan menutup misi di luar negeri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









