Putin Setuju Gencatan Senjata Dengan Syarat

putin
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara kepada para komandan saat mengunjungi pusat kendali angkatan bersenjata Rusia di wilayah Kursk barat Rusia, 12 Maret 2025, dalam gambar diam yang diambil dari video. (Reuters)

Dorongan militer Rusia yang baru serta kunjungan penting Putin ke pasukannya di Kursk terjadi di tengah desakan Presiden Trump agar perang ini segera diakhiri melalui jalur diplomatik, menyusul invasi Rusia sejak Februari 2022.

Pada hari Selasa, AS mencabut penangguhan bantuan militer serta berbagi informasi intelijen untuk Kyiv setelah kemajuan signifikan dicapai dalam pembicaraan perdamaian di Arab Saudi.

“Sekarang tergantung pada Rusia,” kata Trump pada hari Rabu, ketika pemerintahannya mendesak Moskow untuk menerima gencatan senjata. Presiden AS juga mengancam dengan sanksi baru jika Rusia menolak ikut serta dalam upaya perdamaian, dengan mengatakan bahwa, “secara finansial, kami bisa melakukan hal-hal yang sangat merugikan Rusia, yang bisa sangat menghancurkan bagi mereka, tapi saya tidak ingin itu karena saya ingin melihat perdamaian” ungkap Trump.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa utusan khusus Trump untuk Rusia dan Ukraina, Steve Witkoff, sedang menuju Moskow untuk pembicaraan lebih lanjut dengan pejabat Rusia, termasuk kemungkinan pertemuan dengan Putin. Witkoff tiba di Moskow pada Kamis pagi kemarin, meski rincian jadwal pertemuan belum diungkap.

  • Bagikan
Exit mobile version