Hampir 300 koin Romawi adalah denarii perak, yang dicetak antara tahun 200 SM dan 47 M. Beberapa koin tersebut dicap dengan potret unik, termasuk beberapa potret Julius Caesar dan satu potret dengan wajah Juba, raja wilayah Afrika Utara yang sekarang menjadi Aljazair, menurut siaran pers dari Museum Nasional Purbakala di Belanda.
Ditemukan pula di antara koin-koin Romawi tersebut 72 aurei emas, yang berasal dari tahun 18 SM hingga 47 M. Koin-koin tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda keausan dan kemungkinan berasal dari tumpukan koin yang baru dicetak, menurut Badan Warisan Budaya.
Baca Juga : Festival Kumbh Mela di India Tewaskan Sedikitnya 30 Orang
Beberapa lusin koin lainnya, terbuat dari campuran emas, perak, dan tembaga, berasal dari wilayah yang sekarang merupakan wilayah Inggris Raya dan dicap dengan wajah raja Celtic Cunobelinus, yang memerintah antara tahun 9 dan 40 M. Nama raja juga tertulis pada koin-koin tersebut, yang dikenal sebagai “staters.”

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








