SN – Pasukan Korea Utara menderita kerugian besar selama pertempuran di wilayah Kursk Rusia dan menghadapi kesulitan logistik akibat serangan Ukraina, kata intelijen militer Ukraina pada hari Kamis. (26/12/2024)
Badan intelijen, yang dikenal dengan akronimnya GUR, mengatakan serangan Ukraina di dekat Novoivanovka menimbulkan banyak korban di pihak unit Korea Utara.
Dikatakannya pasukan Korea Utara juga menghadapi masalah pasokan dan bahkan kekurangan air minum.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan awal pekan ini bahwa 3.000 tentara Korea Utara telah tewas dan terluka dalam pertempuran di wilayah Kursk.
Hal ini menandai perkiraan signifikan pertama oleh Ukraina mengenai korban dari Korea Utara beberapa minggu setelah Kyiv mengumumkan bahwa Korea Utara telah mengirim 10.000 hingga 12.000 tentara ke Rusia, untuk membantu Rusia dalam perang yang berlangsung hampir tiga tahun.
Sementara itu, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan pada Jumat pagi, bahwa badan mata-mata negara itu mengatakan seorang tentara Korea Utara yang terluka telah ditangkap hidup-hidup.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









