Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tikus Terima Guinness World Records Setelah Deteksi Lebih dari 100 Ranjau Darat

tikus
Ronin bekerja di ladang ranjau. (Maria Anna Caneva Saccardo)

Namun, berkat upaya pembersihan yang terus dilakukan, termasuk oleh Ronin dan tikus-tikus lainnya, jumlah korban akibat ranjau darat di Kamboja pada tahun 2023 tercatat hanya 32 orang.

Upaya APOPO tidak hanya terbatas di Kamboja. Lembaga ini memperkirakan ada sekitar 110 juta ranjau darat yang terkubur di 60 negara.

Pada tahun 2023, tercatat 1.431 kematian akibat ranjau darat di seluruh dunia. APOPO terus berkomitmen untuk membersihkan dunia dari ranjau darat dan bahan peledak yang belum meledak.

Christine Cox, CEO APOPO, mengatakan, “Ketika kami memulai APOPO, banyak yang percaya bahwa dibutuhkan waktu sekitar 500 tahun untuk membersihkan seluruh ranjau darat di bumi. Namun, setelah 25 tahun, kami mulai melihat harapan, dan dengan dukungan penuh dari masyarakat internasional dan kolaborasi antar semua operator penjinak ranjau, kami yakin ladang ranjau ini bisa dibersihkan dalam hidup kami” ungkapnya. (Red)

Baca Juga :  Prabowo Subianto Tegaskan Diplomasi sebagai Solusi di Tengah Gejolak Global di ADF 2025
  • Bagikan