Perang dagang ini semakin intensif bulan ini dengan tarif 25% terhadap impor dari Kanada dan Meksiko, serta tambahan 10% untuk barang dari China yang mulai berlaku minggu lalu. Sebagai respons, Beijing memberlakukan tarif balasan mulai Senin, menargetkan produk pertanian AS, seperti ayam, gandum, jagung, serta daging babi dan daging sapi.
Namun, Presiden Trump juga segera mengubah kebijakannya mengenai tarif impor dari Meksiko dan Kanada, dengan menunda penerapan tarif yang tercakup dalam Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA) hingga 2 April, sementara barang yang tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut tetap dikenakan tarif.
Selain itu, Trump memberikan pengecualian satu bulan untuk produsen mobil AS terkait tarif pada suku cadang dan komponen kendaraan yang diimpor dari Kanada, Meksiko, dan China. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









