SN – Presiden Trump menyatakan bahwa warga Palestina tidak akan memiliki hak untuk kembali ke Gaza, sesuai dengan rencananya. Dalam sebuah wawancara dengan Bret Baier dari Fox News.
Trump mengatakan, bahwa Amerika Serikat akan “mengambil alih” dan “memiliki” Jalur Gaza, serta membangun komunitas yang aman dan indah untuk 1,9 juta orang Palestina.
Namun, ia menegaskan bahwa warga Palestina tidak boleh kembali ke Gaza. Pernyataan Trump ini disampaikan saat Israel dan Hamas sedang melaksanakan gencatan senjata dan kesepakatan pelepasan warga sipil yang dijadikan sandera.
Hamas masih menahan tawanan dari serangan terorisnya pada 7 Oktober 2023 di Israel. Trump juga mengatakan bahwa Yordania dan Mesir mungkin akan menggunakan uang untuk memukimkan kembali dan menyediakan rumah bagi warga Palestina.
Namun, kedua negara tersebut telah menolak gagasan tersebut. Pernyataan Trump ini kemungkinan akan memicu kemarahan dari masyarakat Palestina, yang banyak berharap wilayah tersebut akan menjadi negara Palestina yang merdeka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








