Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Siap Melakukan Gencatan Senjata

gencatan senjata
Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Mike Waltz berbicara dengan media setelah pertemuan dengan delegasi Ukraina di Jeddah, Arab Saudi, pada 11 Maret 2025

Bantuan militer yang sekarang sudah dicairkan mencakup sekitar $1 miliar dalam bentuk peralatan yang sudah disetujui oleh pemerintahan Biden namun belum terkirim. Pemerintahan Trump memiliki kewenangan untuk memberikan tambahan bantuan sebesar $3,8 miliar, namun hingga saat ini belum ada pengumuman mengenai paket bantuan lebih lanjut. Ukraina telah menerima dukungan dari AS dan sekutu Barat lainnya sejak Rusia memulai invasi besar-besaran pada 2022, dan penangguhan bantuan ini membuat posisi Ukraina lebih sulit, sementara sekutu Eropa juga menghadapi kesulitan.

Terkait apakah Rusia akan mendukung gencatan senjata ini, masih belum jelas. Steve Witkoff, utusan Trump untuk Timur Tengah, berencana mengunjungi Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Witkoff sebelumnya bertemu dengan Putin selama lebih dari tiga jam pada bulan Februari.

Setelah pertemuan tersebut, Rubio mengatakan, “Sekarang bola ada di tangan Rusia.” Ia menambahkan, “Kami akan menyampaikan tawaran gencatan senjata ini kepada Rusia dan berharap mereka akan mengatakan ya, bahwa mereka setuju untuk perdamaian. Tujuan utama presiden adalah untuk mengakhiri perang, dan saya rasa hari ini Ukraina telah mengambil langkah nyata menuju itu. Kami berharap Rusia akan merespon positif.”

Baca Juga :  Babak Baru Pencarian Malaysia Airlines MH370
  • Bagikan