Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Venezuela Bebaskan 6 Tahanan Asal AS

Venezuela
Foto yang dirilis oleh kantor pers kepresidenan Venezuela ini memperlihatkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, kanan, berjabat tangan dengan Richard Grenell, utusan khusus Presiden Donald Trump, di Caracas, Venezuela, 31 Januari 2025

Sebuah kelompok nirlaba yang mengadvokasi pembebasan seorang tahanan mengatakan David Estrella, seorang pria berusia 62 tahun yang terakhir terdengar kabarnya pada bulan September, termasuk di antara mereka yang dalam perjalanan kembali ke AS. Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello menuduh Estrella menjadi bagian dari dugaan rencana pembunuhan Maduro.

Baca Juga : Meksiko Berhasil Sita 18 Kg Fentanil Dari Sebuah Truk

Pemerintahan Trump telah mengambil serangkaian tindakan untuk memenuhi janji untuk menindak tegas imigran ilegal dan melaksanakan upaya deportasi massal terbesar dalam sejarah AS.

Langkah-langkah tersebut termasuk pencabutan keputusan pemerintahan Biden awal minggu ini yang akan melindungi sekitar 600.000 orang dari Venezuela dari deportasi, yang membahayakan beberapa orang untuk dideportasi dari negara itu dalam waktu sekitar dua bulan.

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat kemarin, bahwa Trump telah memerintahkan Grenell untuk “mengidentifikasi suatu tempat dan memastikan bahwa penerbangan repatriasi” yang membawa warga Venezuela, termasuk anggota organisasi kriminal Tren de Aragua, “mendarat di Venezuela.” Ia mengatakan Trump juga memerintahkan Grenell untuk “memastikan bahwa semua tahanan AS di Venezuela dipulangkan.”

Baca Juga :  Pungli di Balik Jeruji: Petugas Rutan Kupang Diduga Ambil Untung dari Tahanan.?
  • Bagikan