Nusa Dua, SN – Ekosistem digital BPJS Kesehatan meraih sorotan sebagai best practice dalam pengelolaan jaminan sosial global pada The 17th ISSA International Conference On Information And Communication Technology In Social Security (ICT 2024) di Bali.
Dalam forum tersebut, lebih dari 300 partisipan dari 71 negara memahami peran krusial Indonesia dalam memimpin transformasi digital untuk layanan kesehatan yang efisien dan inklusif.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menyoroti kontribusi teknologi informasi dalam keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah menjadi inspirasi bagi negara-negara lain.
Dengan ekosistem digital yang terkoneksi mulai dari fasilitas kesehatan hingga badan usaha, BPJS Kesehatan berhasil melayani jutaan peserta melalui lebih dari 23 ribu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3 ribu Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di seluruh Indonesia.
Ghufron menegaskan, “Dukungan ICT sebagai enabler, driver, dan akselerator Program JKN di Indonesia menjadi kunci untuk kecepatan dan ketepatan dalam menjalankan program.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








