CX126 BPJS Kesehatan: Ketika Pengalaman Peserta Menjadi Ukuran Kualitas Layanan JKN

cx126-bpjs-kesehatan-ketika-pengalaman-peserta-menjadi-ukuran-kualitas-layanan-jkn
CX126 BPJS Kesehatan: Ketika Pengalaman Peserta Menjadi Ukuran Kualitas Layanan JKN

“Best practice yang telah teruji harus kita replikasi, sehingga pelayanan terbaik menjadi standar kolektif kita bersama,” ujar Pujo.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting karena karakteristik setiap daerah berbeda. Kantor cabang menghadapi kondisi geografis, kebutuhan peserta, kesiapan sumber daya manusia, serta tingkat pemanfaatan teknologi yang tidak selalu sama.

Karena itu, replikasi praktik terbaik bukan berarti menyeragamkan seluruh proses tanpa mempertimbangkan konteks daerah.

Yang perlu disamakan adalah prinsip dan standar kualitasnya, sementara cara mencapai standar tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Akmal Budi Yulianto, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, mengatakan keunggulan pelayanan tidak ditentukan oleh besar kecilnya Kantor Cabang maupun lokasi.

Keunggulan lahir dari kemampuan organisasi menyatukan kepemimpinan, proses, teknologi, sumber daya manusia, dan budaya pelayanan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kualitas layanan.

  • Bagikan
Exit mobile version