Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pj. Wali Kota Kupang Resmikan Aplikasi Inovatif Tangani Stunting, Optimis Tekan Angka Stunting Kota!

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20241028 WA0021

SN – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menghadiri Grand Launching Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terintegrasi (GKP2ST) Tingkat Provinsi NTT, yang meliputi peresmian Pusat Pemulihan Gizi (Therapeutik Feeding Center), Aplikasi “ANTING ORTA” (Tangani Stunting Melalui Orang Tua Asuh), Aplikasi “ANTING MUTIARA” (Tangani Stunting Melalui Penanganan TB, Imunisasi Anak, dan Malaria), serta Model Posyandu Siklus Hidup, Jumat (25/10). Acara tersebut diadakan di Puskesmas Oesapa.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Penjabat Gubernur NTT, Bernard Derosari; Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Angela Lusi-Deran; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes; Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes; Kepala Puskesmas Oesapa, dr. Ovlian Manafe; pimpinan perangkat daerah, organisasi profesi kesehatan, camat, lurah, para donatur, serta orang tua bayi dan balita.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya melalui video, Penjabat Gubernur Provinsi NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., menyampaikan pentingnya gerakan kemanusiaan ini sebagai respons atas masalah stunting yang dianggap sebagai “bencana kemanusiaan non-alam” karena dampak negatifnya terhadap perkembangan kognitif anak, produktivitas, dan perekonomian. Beliau menegaskan bahwa tahun 2045 harus menjadi momen lahirnya generasi NTT yang berkualitas dan mampu bersaing, demi mencapai bonus demografi yang bersejarah.

Baca Juga :  FKG Univ. Trisakti Gandeng Pemkab Kupang: Pengobatan Gigi Gratis untuk Ribuan Pasien
  • Bagikan