SN – Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menghadiri Grand Launching Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terintegrasi (GKP2ST) Tingkat Provinsi NTT, yang meliputi peresmian Pusat Pemulihan Gizi (Therapeutik Feeding Center), Aplikasi “ANTING ORTA” (Tangani Stunting Melalui Orang Tua Asuh), Aplikasi “ANTING MUTIARA” (Tangani Stunting Melalui Penanganan TB, Imunisasi Anak, dan Malaria), serta Model Posyandu Siklus Hidup, Jumat (25/10). Acara tersebut diadakan di Puskesmas Oesapa.
Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Penjabat Gubernur NTT, Bernard Derosari; Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Angela Lusi-Deran; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes; Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes; Kepala Puskesmas Oesapa, dr. Ovlian Manafe; pimpinan perangkat daerah, organisasi profesi kesehatan, camat, lurah, para donatur, serta orang tua bayi dan balita.
Dalam sambutannya melalui video, Penjabat Gubernur Provinsi NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., menyampaikan pentingnya gerakan kemanusiaan ini sebagai respons atas masalah stunting yang dianggap sebagai “bencana kemanusiaan non-alam” karena dampak negatifnya terhadap perkembangan kognitif anak, produktivitas, dan perekonomian. Beliau menegaskan bahwa tahun 2045 harus menjadi momen lahirnya generasi NTT yang berkualitas dan mampu bersaing, demi mencapai bonus demografi yang bersejarah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








