Di balik pencapaian tersebut, tersimpan kisah panjang tentang perjuangan, ketekunan, dan keyakinan yang tidak pernah padam.
Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., M.M., menjadi salah satu saksi utama perjalanan itu. Dengan suara yang bergetar menahan haru saat menyampaikan sambutan, ia mengenang masa-masa awal ketika dirinya dipercaya bergabung untuk memimpin rumah sakit tersebut.
Ketika pertama kali datang, ia mendengar berbagai penilaian yang kurang menggembirakan. Rumah sakit itu dianggap tidak dikenal, kurang diperhatikan, bahkan tidak sedikit yang meragukan masa depannya.
Alih-alih menyerah, kondisi itu justru menjadi pemantik semangat untuk membuktikan bahwa RSU Undana memiliki masa depan yang layak diperjuangkan.
“Tempat yang sunyi itu sudah menjadi ramai. Tempat yang reruntuhan itu sudah menjadi tempat yang besar, tempat di mana banyak orang akan dilayani,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Perjalanan menuju titik tersebut tidaklah mudah. Berbagai tahapan harus dilalui dengan kerja keras dan kesabaran. Mulai dari pembenahan sistem pelayanan, pemenuhan standar fasilitas, penguatan sumber daya manusia, hingga proses akreditasi yang menjadi syarat utama untuk memperoleh kepercayaan publik dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









