Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tempat yang Sunyi Kini Menjadi Ramai: Kisah Kebangkitan RSU Undana di Balik Kerja Sama dengan BPJS

tempat-yang-sunyi-kini-menjadi-ramai-kisah-kebangkitan-rsu-undana-di-balik-kerja-sama-dengan-bpjs
Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., M.M.

Bahkan, pengajuan kerja sama dengan BPJS harus dilakukan hingga tiga kali sebelum akhirnya mendapatkan persetujuan.

Namun setiap tantangan justru memperkuat tekad seluruh tim untuk terus berbenah.

Di balik layar, dukungan penuh dari pimpinan Universitas Nusa Cendana menjadi energi penting yang menjaga semangat perubahan tetap menyala. Perjalanan RSU Undana tidak dapat dipisahkan dari kontribusi tiga periode kepemimpinan rektor.

Ketua Senat Undana sekaligus Rektor periode 2013–2021, Prof. Fred Benu, meletakkan dasar pembangunan rumah sakit. Tongkat estafet kemudian dilanjutkan oleh Rektor periode 2021–2025, Prof. Max Sanam, yang memperkuat fondasi kelembagaan dan tata kelola rumah sakit.

Kini, di bawah kepemimpinan Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., perjuangan itu mencapai salah satu tonggak penting dengan terjalinnya kemitraan resmi bersama BPJS Kesehatan.

Prof. Jefri menyebut keberhasilan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kupang Tegaskan Peran Strategis Media dalam Sosialisasi Program JKN
  • Bagikan