Tempat yang Sunyi Kini Menjadi Ramai: Kisah Kebangkitan RSU Undana di Balik Kerja Sama dengan BPJS

tempat-yang-sunyi-kini-menjadi-ramai-kisah-kebangkitan-rsu-undana-di-balik-kerja-sama-dengan-bpjs
Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., M.M.

“Yang kita dapatkan hari ini bukan akhir perjalanan. Ini awal bagi kita untuk membuktikan bahwa Undana mampu menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Bagi Undana, kehadiran rumah sakit bukan sekadar melengkapi fungsi perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan. Lebih dari itu, rumah sakit menjadi ruang pengabdian nyata kepada masyarakat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Di tempat inilah ilmu pengetahuan bertemu dengan kemanusiaan. Dokter, perawat, tenaga kesehatan, dosen, dan mahasiswa belajar bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal menyembuhkan penyakit, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan bagi pasien.

Karena itu, Prof. Jefri memberikan pesan yang sangat sederhana tetapi sarat makna kepada seluruh tenaga kesehatan RSU Undana.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani hanya karena biaya atau persoalan administrasi,” tegasnya.

Pesan tersebut menggambarkan filosofi dasar yang ingin dibangun RSU Undana: pelayanan yang menempatkan manusia sebagai prioritas utama.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Batu Pertama RS Pratama Amfoang Diletakkan, Harapan Baru untuk Kesehatan Masyarakat
  • Bagikan