“Sebetulnya simulasi sudah sering dilakukan, kegiatan ini harus diulang terus menerus,” lanjutnya.
“Sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat, dari kapan, dimana dan berapa kekuatannya,” imbuh Prasinta.
Selain itu, apel kesiapsiagaan memiliki manfaat untuk mengetahu sejauh mana kesiapan dari personil dan peralatan jika suatu saat bencana sesungguhnya terjadi.
“Kita lakukan apel kesiapsiagan untuk melihat potensi dan kekuatan di daerah ketika bencana terjadi,” tutup Prasinta.
Prasinta Dewi sehari sebelumnya telah melakukan survey ke tempat – tempat yang telah memiliki rambu – rambu dan papan informasi, sekaligus mengunjungi Tugu Tsunami Banyuwangi yang merupakan salah satu pengingat dan upaya peningkatan kewaspadaan kepada warga maupun wisatawan bahwa dahulu pernah terjadi gempa dan tsunami di wilayah ini
*Rangkaian Evakuasi Mandiri*
Warga yang melakukan evakuasi mandiri merupakan warga Desa Sumberagung yang merupakan salah satu Desa Tangguh Bencana (Destana) binaan BNPB. Destana Sumberagung merupakan salah satu yang terbaik yang ada di Jawa Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
