FK – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya pendekatan dialogis dalam proses relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kunjungannya ke Posko Pengungsian Kobasoma di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Gibran mengajak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan warga serta kearifan lokal menjadi prioritas dalam penentuan lokasi relokasi.
“Proses relokasi ini harus dimulai dengan dialog bersama warga. Pastikan bahwa lokasi baru sudah mendapat persetujuan dan memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar Gibran pada rapat koordinasi, Kamis (tanggal).
Menurutnya, dialog sangat penting agar warga merasa nyaman dan terdorong untuk memanfaatkan fasilitas yang dibangun.
Pemerintah, melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, saat ini tengah melakukan survei di dua titik calon lokasi relokasi.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan bahwa survei tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BNPB, dan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi. Hasil survei menunjukkan dua lokasi dengan luas sekitar 50 hektare yang dinilai aman dari dampak erupsi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
