“Konsolidasi semacam ini adalah institutional strengthening process. Saya mengapresiasi momentum ini. SMSI NTT menunjukkan bahwa local based media governance memang sedang menuju level upgrading,” tegas Firdaus.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga memperkenalkan berbagai fasilitas pendukung di Markas Besar SMSI, termasuk studio produksi konten digital yang dapat digunakan oleh seluruh anggota. Studio tersebut bukan hanya fasilitas, tetapi bagian dari capacity building framework SMSI untuk meningkatkan content productivity dan kualitas tayang media anggota di era digital.
Sementara itu, Yoseph P. S. Bataona menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah strategic visit untuk menyinkronkan program kerja daerah agar selaras dengan grand strategy SMSI Nasional. Menurutnya, tidak ada kebijakan daerah yang boleh bergeser dari fundamen nasional, terutama dalam hal integritas jurnalistik, compliance dengan UU Pers, etika produksi konten digital, dan editorial independence.
“Ini bukan hanya tukar pikiran. Ini mengunci prinsip bahwa SMSI NTT berada dalam orbit besar organisasi nasional. Kami berkomitmen untuk alignment, bukan deviasi,” tandas Yoseph.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
