Dalam sesi dialog virtual, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasinya terhadap potensi besar yang tersembunyi di balik tembok-tembok lapas. Ia menggarisbawahi bahwa warga binaan bukan hanya objek pembinaan, melainkan subjek pembangunan yang bisa berkontribusi bagi perekonomian daerah.
“Banyak potensi di lapas yang dapat disinergikan dengan program prioritas Pemprov NTT, terutama di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Lapas harus jadi pusat keunggulan (centre of excellence), bukan sekadar penjara,” tegas Melki.
Dorongan Sinergi dan Kolaborasi
Gubernur Melki menawarkan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi NTT dan lembaga pemasyarakatan, khususnya dalam memberdayakan warga binaan melalui pelatihan keterampilan dan kegiatan produktif. Ia memandang bahwa pengelolaan sumber daya manusia di dalam lapas adalah bagian penting dari pembangunan daerah.
“Di balik pagar lapas, ada banyak tenaga produktif yang bisa dilatih, dibina, dan diberdayakan. Ini peluang besar untuk mendukung NTT sebagai provinsi yang mandiri dan berdaya saing,” tambah Gubernur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









