Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Hari Lahir Pancasila Dirayakan dengan Anggun! CFD Depok Dimeriahkan Komunitas Berkebaya

Kontributor : Gus Din Editor: Redaksi
hari-lahir-pancasila-dirayakan-dengan-anggun-cfd-depok-dimeriahkan-komunitas-berkebaya

“Hari ini bukan sekadar jalan-jalan pagi. Ini adalah bentuk cinta kami pada Pancasila, pada budaya, dan pada identitas kami sebagai perempuan Indonesia,” ujar Silvia lirih namun penuh semangat.

Silvia tak sendiri. Di sampingnya, puluhan ibu-ibu lain ikut berjalan dengan langkah mantap. Mereka datang dari berbagai penjuru Depok: Ibu Faridah, Ibu Yuli Gymbe, Ibu Atik, Ibu Nunik, hingga Ibu Nana—semuanya tampil menawan, menebarkan senyum kepada warga yang melintas.

Melawan Lupa, Merawat Warisan

Bagi Devia, yang akrab disapa, kegiatan ini bukan hanya seremoni. Ia menyebutnya sebagai “perlawanan halus terhadap lupa.” Lupa pada sejarah, pada akar budaya, dan pada jati diri perempuan Indonesia.

“Kami ingin mengajak putri-putri Indonesia, mulai dari usia muda hingga ibu-ibu seperti kami, untuk kembali mengenakan kebaya. Bukan untuk nostalgia, tapi untuk menunjukkan bahwa kita masih menjaga warisan ini dengan bangga,” katanya, matanya berkaca-kaca.

Perempuan asal Makassar itu menyebutkan, dalam budaya berkebaya terdapat filosofi kesederhanaan, keteguhan, dan kelembutan yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Berbusana kebaya bukan sekadar estetika, melainkan cermin karakter bangsa.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Pertemuan Strategis di Kertanegara: Bahas Stabilitas Keuangan dan Devisa Hasil Ekspor
  • Bagikan