SEI-NEWS.COM, DEPOK – Di tengah hangatnya sinar matahari Minggu pagi, Car Free Day (CFD) Kota Depok berubah menjadi panggung budaya yang sarat makna. Bukan oleh deru suara kendaraan atau lantunan musik keras, melainkan oleh derap langkah anggun sekelompok perempuan yang mengenakan kebaya, warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia.
Mereka adalah Komunitas Kebaya Ngoempoel—sekumpulan ibu-ibu dari berbagai latar belakang yang memiliki satu visi: melestarikan budaya berkebaya sebagai identitas perempuan Indonesia. Tepat pada 1 Juni 2025, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, komunitas ini menebar kehangatan dan pesan kebangsaan dengan cara yang paling sederhana, namun menyentuh—berjalan santai dengan balutan kebaya tradisional.
Silvia Labbi, salah satu peserta yang juga dikenal sebagai penggerak komunitas, tampak tersenyum hangat meski peluh menetes di pelipisnya. Dengan kebaya cokelat tua bermotif bunga dan kain batik Nusantara yang membalut anggun tubuhnya, Silvia menuturkan harapannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








