“Pemberian makanan bergizi tidak hanya bertujuan untuk membuat anak-anak kenyang, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang mereka. Dengan makanan yang aman dan bergizi, kita harap dapat mengurangi masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar di NTT,” tambah Andriko.
Pentingnya Kolaborasi dalam Program Gizi Gratis
Program ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga Badan Gizi Nasional, UMKM, koperasi, dan petani lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan daerah sekaligus membantu menurunkan angka stunting.
Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, menambahkan bahwa dengan mengutamakan bahan pangan lokal, program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami ingin agar bahan makanan untuk program ini dapat diambil langsung dari sumber daya lokal, yang tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Makanan Bergizi yang Aman dan Terjangkau
Makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah di Kupang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman. Pengawasan terhadap bahan makanan dilakukan dengan ketat oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan bebas dari bahan kimia berbahaya seperti pestisida dan formalin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
