Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mengenang Perjuangan Herman Yoseph Fernandez: Bintang di Antara Bintang-Bintang

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20241215 WA0014
Seminar Nasional: Sosok dan Kepahlawanan Herman Yoseph Fernandez" berlangsung di Gedung Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Matraman, Jakarta, Sabtu (14/12/2024).

Di Van Lith, Herman digembleng untuk menjadi pribadi yang humanis, militan, dan toleran, sebagaimana nilai-nilai yang ditanamkan Romo Fransiscus Georgius Josephus Van Lith. Prinsip-prinsip nasionalisme, patriotisme, humanisme, militansi, dan iman Katolik menjadi dasar perjuangan hidup Herman, yang kelak ia wujudkan dalam palagan perang demi membela kemerdekaan.

Saat pendudukan Jepang, Herman bersama temannya Alex Rumambi menjadi romusha di tambang batubara Bayah, Banten. Di sana, ia bertemu Tan Malaka, tokoh pergerakan nasional yang menyamar sebagai Ilyas Husein. Pertemuan ini memberikan pengalaman berharga yang membentuk kepribadian Herman.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tan Malaka tidak hanya menginspirasi Herman lewat perjuangan melawan penindasan Jepang, tetapi juga lewat semangat solidaritas. Bersama rekan-rekan romusha, Herman belajar tentang pentingnya kebersamaan dan pengorbanan. Di Bayah, Herman turut membantu teman-temannya yang masih bersekolah di Yogyakarta dengan menyisihkan sebagian gajinya sebagai pegawai tambang.

Baca Juga :  Banjir DKI Jakarta Akibatkan 463 Jiwa Terdampak
  • Bagikan