SN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya pengurangan risiko bencana melalui upaya pencegahan yang lebih kuat.
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, dalam Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), menggarisbawahi bahwa pendekatan yang lebih komprehensif terhadap bencana harus dimulai sebelum bencana terjadi, bukan hanya saat penanganan darurat.
Menurut Suharyanto, Peringatan Bulan PRB yang berlangsung setiap tahun bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman bencana yang beragam di Indonesia, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, hingga tanah longsor.
“Masyarakat perlu dibekali dengan pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana di wilayah mereka”, ungkapnya.
“Jangan hanya kuat di penanganan darurat. Kita harus memperkuat pencegahan, karena pengurangan risiko bencana adalah kunci utama untuk melindungi masyarakat,” tegas Suharyanto dalam sebuah pernyataan pada Kamis (10/10).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
