Menurut HYU pemimpin-pemimpin bangsa itu tidak terbentuk di jalan-jalan, di emperan-emperan tokoh atau di pasar-pasar. Namun bangsa yang berwawasan nasional itu terbentuk di dalam organisasi-organisasi yang dikader secara matang dan terus berproses.
“Jadi untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia yang berwatak nasionalis dan berkebangsaan harus berproses di organisasi seperti Gercin Indonesia. Dimana Gercin Indonesia hadir sebagai laboratorium kader untuk menyiapkan pemimpin bangsa kedepan baik di tingkat lokal (daerah) dan nasional,” tegas HYU menutup sambutannya.
Acara ini juga berlangsung khidmat dengan meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Hendrik Yance Udam Ketua Umum DPN Gercin Indonesia memotong kue cake coklat dan diberikan kepada Bapak Lenys Kogoya. Kemudian kepada sahabatnya Syafrudin Budiman (Gus Din) Kordinator Nasional Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG). Kemudian juga memotong kue diberikan kepada Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum DPN Gercin Indonesia.
“Saya suapkan kue ini kepada Bapak Lenys Kogoya, Sahabatku Gus Din, Sekjen dan Bendum DPN Gercin Indonesia. Semoga Gercin Indonesia tambah jaya. Merdeka,” ucap HYU diikuti nyanyian lagu Selamat Ulang Tahun dari Jambrud Band. (red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
