Alarm Dunia Kerja! Skill Mismatch Hantui Fresh Graduate di Era Digital. Dinamika Fresh Graduate dan Pencari Kerja: Skill Mismatch di Dunia Kerja Modern
Maria Triyanti Narek (Mahasiswa Aktif Universitas Kristen Indonesia)
Jakarta, SNC – Perubahan cepat dalam dunia kerja modern menghadirkan tantangan serius bagi fresh graduate dan pencari kerja. Perkembangan teknologi digital, otomatisasi, serta arus globalisasi telah menggeser kebutuhan tenaga kerja ke arah keterampilan yang lebih spesifik dan adaptif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak lulusan perguruan tinggi belum sepenuhnya siap menghadapi tuntutan tersebut.
Fenomena ini dikenal sebagai skill mismatch, yaitu ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki individu dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut International Labour Organization, skill mismatch dapat berupa ketidaksesuaian tingkat pendidikan (vertical mismatch), ketidaksesuaian bidang studi (horizontal mismatch), hingga kesenjangan keterampilan (skill gap).
Kondisi ini diperkuat oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka lulusan universitas masih berada di kisaran 5–6 persen. Artinya, pendidikan tinggi belum menjadi jaminan terserapnya tenaga kerja secara optimal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
