Karya sebagai Jalan Menumbuhkan Budaya Literasi Peserta Didik

Kontributor : Marthen Bees Editor: Redaksi
IMG 20260309 103404

Karya sebagai Jalan Menumbuhkan Budaya Literasi Peserta Didik

Oleh: Marthen Bees, S.Pd. , Gr. (Guru Koordinator Literasi SMPN Matpunu)

TTS, SNC – Upaya menumbuhkan budaya literasi di sekolah pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dengan bagaimana sekolah mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Literasi akan tumbuh kuat ketika peserta didik merasa terlibat, dihargai, dan memiliki ruang untuk mengekspresikan gagasan. Inilah semangat yang dikembangkan di SMP Negeri Matpunu, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan, melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) yang telah hasilkan antologi cerpen kolaboratif antara guru dan peserta didik.

Literasi dalam Kerangka Kebijakan Nasional

Penguatan budaya literasi di sekolah sejalan dengan arah kebijakan nasional melalui program Gerakan Literasi Sekolah yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam panduan Gerakan Literasi Sekolah disebutkan bahwa literasi merupakan kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan informasi secara cerdas melalui aktivitas membaca, menyimak, berbicara, dan menulis.

  • Bagikan
Exit mobile version