Kupang, SN– Pertemuan pertama penulis dengan para tokoh Diaspora Malaka-Kupang, setelah Bapak Simon Nahak dilantik sebagai Bupati Malaka, menjadi titik awal eksplorasi terhadap komitmen pembangunan yang diemban oleh Dr. Simon Nahak.
Meskipun menghadapi kesulitan merumuskan karakternya, terlihat bahwa Bupati Simon Nahak adalah figur yang berintegritas, sederhana, dan memiliki niat tulus untuk membangun Malaka.
Dalam dialog dengan tokoh Diaspora, terungkap bahwa meski mendapat dukungan minoritas dari partai politik, Bupati Nahak berhasil menarik hati rakyat dan memimpin Rai Malaka. Namun, beberapa media online mencemooh program SAKTI-nya, menyoroti kurangnya apresiasi terhadap prestasi Bupati Nahak dalam dua tahun memimpin.
Dalam analisis pribadi, penulis melihat Bupati Simon Nahak sebagai pemimpin berkarakter, mempersonifikasikan ethos, pathos, dan logos dalam kepemimpinannya.
Ethosnya tercermin dalam karakter moral yang baik, pathos dalam kemampuannya menyentuh perasaan orang secara emosional, dan logos dalam pengambilan keputusan yang rasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








