Cinta Orang Tua dan Ketulusan Guru BK Menuntun Generasi Penerus Menjemput Fajar Indonesia Emas

IMG 20261007 130409

Salah satu tantangan yang semakin nyata adalah penggunaan telepon genggam yang tidak terkendali. Gim daring, media sosial, dan berbagai hiburan digital membuat sebagian murid tidur larut malam. Akibatnya, waktu istirahat berkurang, tubuh kelelahan, sulit bangun pagi, dan akhirnya terlambat ke sekolah. Jika kebiasaan ini terus dibiarkan, persoalannya bukan lagi sekadar gawai, tetapi tentang kemampuan anak mengendalikan dirinya.

Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting. Rumah adalah sekolah pertama bagi seorang anak. Orang tua perlu hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga membangun kebiasaan dan batas yang sehat. Mengatur penggunaan gawai, memastikan anak tidur cukup, menyiapkan perlengkapan sekolah sejak malam, serta membangun kebiasaan bangun pagi merupakan bentuk cinta yang sering kali sederhana, tetapi sangat menentukan.

Membatasi penggunaan telepon genggam bukan berarti merampas kebebasan anak. Justru melalui batas itulah anak belajar bahwa tidak semua keinginan harus diikuti. Anak perlu memahami bahwa kesenangan malam ini tidak boleh mengorbankan tanggung jawab esok pagi.

  • Bagikan
Exit mobile version