Indonesia Emas tidak dibangun hanya dengan gedung sekolah, teknologi, atau kurikulum yang terus berubah. Indonesia Emas membutuhkan manusia yang mampu mengendalikan dirinya, menghargai waktu, bertanggung jawab, dan memiliki karakter kuat.
Karena itu, keterlambatan dan kebiasaan membolos jangan hanya dilihat sebagai pelanggaran yang harus dihukum. Bisa jadi itu adalah tanda bahwa seorang anak sedang membutuhkan perhatian, pendampingan, dan seseorang yang mau mendengarkan.
Orang tua adalah benteng pertama. Guru adalah pendamping di sekolah. Guru BK menjadi salah satu jembatan yang membantu murid menemukan kembali arah ketika langkah mereka mulai menyimpang.
Sebab, sebelum anak-anak kita menjadi pemimpin bangsa, mereka harus terlebih dahulu belajar memimpin dirinya sendiri.
Dari keberanian meletakkan telepon genggam pada waktunya, bangun ketika pagi datang, melangkah tepat waktu menuju sekolah, hingga duduk dengan sungguh-sungguh di ruang kelas, dari kebiasaan-kebiasaan kecil itulah perjalanan menuju Indonesia Emas sesungguhnya dimulai.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








